bali.jpnn.com, MALANG - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel, menyesalkan kurangnya fokus penggawa Laskar Mataram sejak menit awal pertandingan saat melawan Arema FC pada laga pekan ke-34 Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5) kemarin.
Kelengahan penggawa pada paruh pertama membuat gawang PSIM Yogyakarta kebobolan cepat akibat kesalahan individu.
“Saya rasa sebagian besar pemain saya pada babak pertama tidak begitu fokus pada pertandingan.
Hasilnya, setelah empat menit, kami kebobolan satu gol akibat kesalahan individu,” ujar Jean Paul van Gastel dilansir dari laman klub.
Arema FC secara meyakinkan mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 3 – 1.
Penyerang sayap Joel Vinicius membuka keunggulan Arema FC pada menit ke-2, kemudian Dalberto Luan menit ke-48 dan Valdeci menit ke-88.
Gol tunggal PSIM Yogyakarta dicetak Deri Corfe menit ke-52.
“Ini adalah awal yang sulit, terutama saat menjalani laga tandang melawan Arema FC yang secara fisik merupakan lawan yang kuat,” kata Jean Paul van Gastel.


















































