Waspada Fenomena Musiman, Jangan Terbuai dengan Keindahan Ubur-Ubur

1 month ago 22

Senin, 18 Mei 2026 – 20:01 WIB

Waspada Fenomena Musiman, Jangan Terbuai dengan Keindahan Ubur-Ubur - JPNN.com Jogja

Pantai di Gunungkidul. Foto: Januardi/JPNN

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) bersama tim Jogo Segoro Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperketat pengawasan di kawasan pantai selatan. Wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman sengatan ubur-ubur, terutama selama masa peralihan musim (pancaroba) dari musim hujan menuju musim kemarau.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Bagas Senoadji menyebutkan bahwa imbauan ini sangat krusial, khususnya bagi orang tua yang membawa anak-anak.

"Bentuk ubur-ubur bagi anak-anak mungkin menarik untuk dipegang. Anggota SRI dan Jogo Segoro selalu mengingatkan wisatawan untuk hati-hati," ujar Bagas di Yogyakarta, Senin.

Ancaman ini bukan sekadar imbauan biasa. Pada momen libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus lalu, dilaporkan ada tiga wisatawan di Pantai Sepanjang Gunungkidul yang harus mendapatkan penanganan medis akibat tersengat ubur-ubur pada Jumat (15/5).

Selain sengatan ubur-ubur, petugas juga mencatat satu korban luka akibat terkena duri ikan di Pantai Sundak pada hari sebelumnya, Kamis (14/5).

Bagas menjelaskan bahwa kemunculan ubur-ubur di bibir pantai merupakan fenomena musiman yang dipengaruhi oleh pergerakan gelombang laut dan perubahan suhu air laut saat memasuki musim kemarau.

Arus laut tersebut membawa kawanan ubur-ubur ini mendekat ke daratan.

Ubur-ubur yang kerap ditemui sering kali berbentuk menyerupai balon kecil berwarna biru atau transparan. Bentuknya yang unik dan tampak kenyal ini kerap mengecoh anak-anak untuk menyentuhnya.

Satpol PP DIY mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak meremehkan ubur-ubur saat belibut ke pantai selatan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |