WO di Kabupaten Bandung Diduga Gelapkan Uang Klien, Kerugian Korban Capai Rp2,4 Miliar

2 weeks ago 29

Minggu, 07 Juni 2026 – 13:30 WIB

WO di Kabupaten Bandung Diduga Gelapkan Uang Klien, Kerugian Korban Capai Rp2,4 Miliar - JPNN.com Jabar

Korban dugaan penipuan wedding organizer saat melaporkan owner ke Polda Jabar, Sabtu (6/6/2026). Foto: sources for JPNN

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Kebahagiaan yang tengah dirasakan Sunsun Nugraha Tasdik menjelang resepsi pernikahannya berubah menjadi kepanikan.

Pria asal Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung itu diduga menjadi korban penipuan wedding organizer (WO) yang dipercaya mengurus acara resepsinya.

Resepsi pernikahan Sunsun dan istrinya, Wulan, dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026.

Namun, dua pekan sebelum hari bahagia tersebut, pemilik WO berinisial SR, warga Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, diduga menghilang tanpa kabar.

Sunsun mengaku, telah berupaya menghubungi perempuan tersebut, tetapi tidak mendapatkan respons.

Merasa dirugikan, Sunsun bersama sejumlah calon pengantin lainnya melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Direkrorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar pada Sabtu (6/6/2026).

Rencananya, Sunsun dan Wulan telah melangsungkan akad nikah pada 1 Juni 2026 lalu.

"Saya dan teman-teman dari yang diduga menjadi korban dari salah satu wedding organizer yang ada di Kabupaten Bandung. Dugaan (penipuan) ini muncul ketika ada beberapa laporan dari teman-teman yang memang sudah terbukti dan sudah terjadi adanya penipuan terkait pelaksanaan pernikahan mereka yang tidak terlaksana karena tidak adanya pembayaran dari WO tersebut ke vendor-vendor yang sudah dijanjikan," kata Sunsun saat dikonfirmasi, Minggu (7/6).

Puluhan calon pengantin dan vendor di Bandung diduga menjadi korban WO bodong. Kerugian ditaksir mencapai Rp2,4 miliar dan dilaporkan ke Polda Jabar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |