22 Kebakaran Terjadi di Surabaya Selama Mei 2026, Empat Orang Meninggal

2 weeks ago 5

Rabu, 03 Juni 2026 – 12:37 WIB

22 Kebakaran Terjadi di Surabaya Selama Mei 2026, Empat Orang Meninggal - JPNN.com Jatim

Ilustrasi kebakaran Pasar Krian Sidoarjo menghanguskan ratusan kios. Foto: Dok. 112 Surabaya.

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat sebanyak 22 kejadian kebakaran terjadi sepanjang Mei 2026. Dari puluhan insiden tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Surabaya M Rokhim mengatakan penyebab kebakaran yang sudah diketahui didominasi korsleting listrik dan api terbuka. Masing-masing faktor tersebut tercatat memicu lima kejadian kebakaran selama periode tersebut.

"Sementara 12 kejadian lainnya masih dalam proses penyelidikan," kata Rokhim saat dikonfirmasi, Selasa (3/6).

Dia menjelaskan dari total 22 kejadian, sebanyak 11 kebakaran terjadi pada objek bangunan, seperti rumah tinggal dan pertokoan.

Selain itu, petugas juga menangani delapan kebakaran pada objek nonbangunan yang terdiri atas tiga lokasi semak alang-alang, tiga tumpukan sampah, dan dua objek lainnya. Tak hanya itu, kebakaran juga menghanguskan tiga kendaraan, yakni dua unit sepeda motor dan satu mobil.

"Total kerugian kumulatif ditaksir Rp453 juta," jelasnya.

Rokhim menyebut seluruh korban meninggal dunia berasal dari insiden kebakaran yang terjadi pada bangunan. Korban pertama merupakan pasien yang meninggal saat kebakaran melanda lantai lima Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) pada 15 Mei 2026.

Selanjutnya, dua korban jiwa lainnya ditemukan dalam peristiwa kebakaran rumah toko yang terjadi pada 25 Mei 2026. Korban keempat merupakan seorang lanjut usia yang meninggal dalam kebakaran ruko di kawasan Sidoyoso Wetan pada 31 Mei 2026.

DPKP Surabaya mencatat 22 kejadian kebakaran selama Mei 2026. Empat orang meninggal dunia dan total kerugian mencapai Rp453 juta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |