jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sudabaya mencatat ada 389 juru parkir (jukir) enggan memperpanjang kartu tanda anggota (KTA) hingga batas waktu yang ditentukan, akhir April. Mereka akan langsung diganti dengan jukir yang baru.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan telah memberikan kesempatan bagi juru parkir untuk memperpanjang KTA-nya.
Namun, hingga Mei saat penerapan parkir digital telah dimulai, mereka tidak mau mengurus KTA.
"Jadi ada 389 petugas parkir ini yang tidak mau memperpanjang KTA-nya. Mereka terpaksa akan kami ganti. Kami akan merekrut petugas parkir yang baru karena sudah cukuplah saya memberikan waktu dari bulan satu sampai bulan lima ini," kata Trio, Selasa (5/5).
Trio menyebutkan alasan mereka tidak memperpanjang KTA karena tidak mau mendukung kebijakan penerapan parkir digital.
"Tidak ada pemberitahuan sama sekali padahal kita sudah sosialisasikan gencar kita sudah berikan informasi ke seluruh warga kota, tetapi mereka tetap enggan untuk memperpanjang atau memvalidasi atau memperpanjang kartu tanda anggotanya," katanya.
Hingga saat ini, kata Trio, sebanyak 711 juru parkir telah terintegrasi dalam sistem parkir digital. (mcr23/jpnn)


















































