jateng.jpnn.com, SEMARANG - Epson Asia Tenggara kembali membuka panggung internasional bagi para pemburu lanskap dunia. Perusahaan teknologi itu resmi mengumumkan dimulainya pendaftaran ajang Epson International Pano Awards 2026 yang kini memasuki tahun ke-17 penyelenggaraan.
Kompetisi fotografi panorama terbesar di dunia tersebut menjadi wadah bagi fotografer profesional maupun amatir untuk memamerkan karya visual dengan sudut pandang luas dan dramatis.
Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan kategori baru bernama Aerial yang dikhususkan untuk karya fotografi udara menggunakan drone. Kategori itu hadir dalam divisi Terbuka maupun Amatir.
Selain kategori anyar tersebut, kompetisi tetap menghadirkan kategori Alam dan Lanskap, Lingkungan Buatan dan Arsitektur, hingga VR/360.
Total hadiah yang diperebutkan pada edisi 2026 mencapai lebih dari 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp800 juta. Dari jumlah itu, sekitar 15 ribu dolar AS diberikan dalam bentuk uang tunai.
Kurator The Pano Awards David Evans mengatakan kompetisi tahun ini kembali terbuka bagi fotografer dari seluruh dunia.
“Saya selalu senang ketika dapat secara resmi mengumumkan bahwa fotografer profesional dan amatir dari seluruh dunia kini diundang untuk berpartisipasi,” kata Evans, Jumat (8/5).
Dia juga mengungkapkan peserta yang mengirim lima foto atau lebih pada periode awal bakal mendapat diskon biaya pendaftaran sebesar 20 persen serta kesempatan memenangkan hadiah kurator senilai 1.000 dolar AS.


















































