FK Unair Gandeng Adelaide University Perkuat Riset Bahaya Mikroplastik bagi Ibu & Bayi

1 month ago 48

Kamis, 21 Mei 2026 – 07:02 WIB

FK Unair Gandeng Adelaide University Perkuat Riset Bahaya Mikroplastik bagi Ibu & Bayi - JPNN.com Jatim

FK Unair memperkuat jejaring internasional melalui kolaborasi riset kesehatan ibu dan bayi bersama Adelaide University Australia. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi riset dan kuliah tamu bersama School of Public Health, Adelaide University, Australia di Aula FK Unair, Selasa (19/5).

Kegiatan itu menghadirkan pakar kesehatan masyarakat dari Adelaide University Prof Mohammad Afzal Mahmood. Dalam kuliah tamu tersebut, Prof Afzal membahas sistem pelayanan kesehatan kebidanan di Indonesia, khususnya keterlibatan tenaga kesehatan di berbagai level layanan kesehatan.

Dekan FK Unair Prof Dr dr Eighty Mardiyan Kurniawati, Sp.OG., Subsp. Urogin-RE mengatakan penguatan kolaborasi internasional menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas riset dan pendidikan kedokteran.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur RS Universitas Airlangga Dr dr M Ardian Cahya Laksana, Sp.OG., Subsp. Obginsos., M.Kes., serta Dr dr Budi Prasetyo, Sp.OG., Subsp. Obginsos selaku PIC riset obginsos.

Selain akademisi, kolaborasi ini turut melibatkan lintas sektor dengan hadirnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara Ismi Mufidah.

Dalam forum tersebut, FK Unair dan Adelaide University membahas pengembangan riset kesehatan ibu dan anak hingga isu lingkungan global.

Salah satu fokus utama ialah penelitian mengenai dampak paparan mikroplastik dan nanoplastik terhadap kesehatan ibu dan bayi, terutama pada masa kehamilan dan persalinan.

Riset tersebut akan meneliti sumber paparan lingkungan hingga dampaknya terhadap kesehatan maternal dan neonatal.

FK Unair menggandeng Adelaide University Australia untuk mengembangkan riset kesehatan ibu dan bayi, termasuk dampak mikroplastik dan perubahan iklim.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |