jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026 melalui pelayanan dan pengawasan kepabeanan di berbagai embarkasi di Indonesia.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi lintas instansi yang dilaksanakan unit vertikal Bea Cukai di sejumlah daerah, seperti Palembang, Yogyakarta, Tanjungpinang, Balikpapan, dan Semarang.
Bea Cukai Palembang memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Sumatra Selatan dan Bangka Belitung pada Rabu (22/4).
Pelayanan dimulai sejak prosesi pelepasan di Asrama Haji Palembang hingga proses boarding di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Dalam pelaksanaannya, Bea Cukai bersinergi dengan Kementerian Agama, Imigrasi, Angkasa Pura, dan panitia penyelenggara ibadah haji daerah guna memastikan kelancaran keberangkatan jemaah.
Petugas Bea Cukai Palembang juga melaksanakan pemeriksaan kepabeanan terhadap barang bawaan jemaah dengan pendekatan cepat, tepat, dan humanis.
Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan sekaligus menjaga kenyamanan jemaah selama proses keberangkatan.
Dukungan serupa juga dilakukan Bea Cukai Yogyakarta dalam pelepasan kloter pertama jemaah haji asal Kulon Progo melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pada Selasa (21/4).





















































