jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dibongkar Polrestabes Surabaya.
Salah satu tersangka joki ternyata merupakan mahasiswa berprestasi yang akan segera lulus dengan predikat cumlaude.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan joki yang diamankan bukan orang sembarangan.
Mereka dipilih karena memiliki kemampuan akademik tinggi dan dinilai mampu menyelesaikan soal-soal UTBK dengan mudah.
“Salah satu tersangka ini mahasiswa dan menurut hasil pengecekan akademiknya, pada Oktober nanti rencananya wisuda dengan nilai cumlaude,” ujar Luthfie saat konferensi pers, Kamis (7/5).
Dia menyebut kemampuan akademik para joki menjadi alasan utama mereka direkrut oleh sindikaat, bahkan salah satu joki berinisial N mengaku telah enam kali mengikuti UTBK sebagai pengganti peserta lain dan seluruh kliennya dinyatakan lolos.
“Ketika ditanya apakah soal-soalnya sulit, dia menjawab biasa saja dan waktunya selalu cukup,” katanya.
Kasus ini terbongkar setelah pengawas UTBK SNBT di Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mencurigai seorang peserta berinisial HER pada (21/4).


















































