jatim.jpnn.com, SURABAYA - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Jawa Timur menunjukkan capaian literasi Bahasa Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan kemampuan numerasi matematika.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, rata-rata nilai Bahasa Indonesia peserta TKA SMP di Jawa Timur mencapai 63,47. Sementara itu, nilai rata-rata matematika berada di angka 41,45.
Jumlah peserta TKA SMP di Jawa Timur tercatat sebanyak 587.167 siswa.
Dari hasil tersebut, kategori siswa istimewa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya mencapai 0,07 persen. Adapun kategori istimewa untuk matematika lebih rendah, yakni 0,03 persen.
Sementara itu, kategori siswa dengan capaian memadai pada mata pelajaran Bahasa Indonesia mencapai 50,91 persen. Untuk matematika, kategori memadai tercatat sebesar 68,82 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan rata-rata nilai yang terlihat rendah dipengaruhi jumlah peserta TKA yang sangat besar sehingga hasil akhirnya merupakan akumulasi dari seluruh daerah di Jawa Timur.
“Kalau diakumulasikan memang kelihatannya turun, tetapi secara person per person anak-anak kita ini luar biasa. Mereka ada yang nilainya sampai 100, 95, 99,” ujar Aries, Kamis (4/6).
Menurut Aries, masih terdapat sejumlah daerah yang capaian nilainya relatif rendah sehingga memengaruhi rata-rata provinsi secara keseluruhan.


















































