Permintaan Meningkat, Pasokan Pertalite Ditambah hingga 18 Persen

2 hours ago 14

Jumat, 19 Juni 2026 – 19:30 WIB

Permintaan Meningkat, Pasokan Pertalite Ditambah hingga 18 Persen - JPNN.com Jogja

Antrean panjang di pom bensin dampak kenaikan harga BBM jenis Pertamax. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berencana menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga 18 persen. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta mengantisipasi lonjakan konsumsi selama musim libur sekolah.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan DIY, Taufik Kurniawan, mengatakan penambahan pasokan dilakukan secara variatif dengan rentang minimal 10 persen hingga maksimal 18 persen dari konsumsi normal.

“Pasokan Pertalite kami tambah hingga 18 persen maksimal dan minimalnya 10 persen. Ini akan terus kami evaluasi secara berkala sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Taufik dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat (19/6/2026).

Kebijakan ini diambil mengingat DIY merupakan salah satu destinasi wisata utama yang diprediksi akan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat selama dua minggu masa libur sekolah.

Taufik memaparkan berdasarkan data historis tahun lalu, konsumsi BBM di wilayah DIY tercatat meningkat signifikan hingga tujuh persen untuk total seluruh produk.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina ingin memastikan akses energi tetap aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan.

"Langkah ini sebagai tindak lanjut antisipasi libur sekolah, serta menyikapi situasi saat ini di mana permintaan Pertalite meningkat yang ditunjukkan dengan adanya antrean di SPBU," tambahnya.

Strategi Distribusi Optimal
Untuk memastikan ketersediaan stok hingga ke titik konsumen, Pertamina tidak hanya menambah pasokan di tingkat depo, tetapi langsung mendistribusikannya ke SPBU-SPBU.

Pertamina menambah stok Pertalite ke DIY Jateng hingga 18 persen karena permintaan yang cukup tinggi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |