jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga, eceng gondok yang selama ini dianggap gulma perairan berhasil diubah menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus solusi lingkungan.
Hal ini dibuktikan melalui program Community Involvement & Development (CID) di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.
"Melalui berbagai program pemberdayaan yang kami jalankan, kami berupaya mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.
Salah satu program yang dijalankan adalah Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) di Sumatera Selatan sejak 2023.
ERCC mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.
Melalui pendekatan riset dan inovasi, Ankubas Scents hadir dalam berbagai varian aroma seperti Lemon, Lavender, Berry, Coffee, Strawberry, dan Vanilla.
Produk ini juga dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra carwash, serta platform digital.
Hingga 2025, omzet penjualan mencapai Rp50 juta dengan jangkauan pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.





















































