Pria di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Tebu Terbakar, Diduga Kehabisan Oksigen

3 weeks ago 18

Kamis, 28 Mei 2026 – 09:44 WIB

Pria di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Tebu Terbakar, Diduga Kehabisan Oksigen - JPNN.com Jatim

Petugas kepolisian mengevakuasi tubuh korban S (66), warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, yang ditemukan meninggal dunia di area ladang tebu miliknya, di Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Selasa (26/5/2026) malam. ANTARA/HO-Polres Blitar

jatim.jpnn.com, BLITAR - Seorang pria berinisial S (66) ditemukan meninggal dunia di area ladang tebu terbakar di Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni mengatakan penemuan korban berawal dari laporan keluarga yang khawatir karena S tidak kunjung pulang ke rumah setelah pergi ke ladang tebu miliknya pada Selasa (26/5).

"Korban diketahui beraktivitas di ladang dengan membawa sabit dan penggaruk. Namun, hingga sore korban belum pulang. Istrinya khawatir dan meminta bantuan tetangga dan saudara untuk mencari korban," kata Muheni, Rabu (27/5).

Karena hingga sore hari korban belum kembali, istri korban kemudian meminta bantuan tetangga dan saudara untuk melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan di area ladang tebu dalam kondisi tidak bergerak.

"Tetangga, saudara mencari korban hingga ke ladang tebu milik korban dan saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata dia.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas Polres Blitar bersama tim medis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

Muheni mengatakan korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen karena menghirup kepulan asap tebal saat membakar daun tebu kering.

Seorang pria di Blitar ditemukan meninggal dunia di area ladang tebu yang terbakar diduga akibat kehabisan oksigen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |