jatim.jpnn.com, MALANG - PSIM Yogyakarta memburu kemenangan saat menghadapi Arema FC pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (22/5).
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel mengatakan kemenangan menjadi syarat mutlak jika timnya ingin menutup musim di posisi 10 besar klasemen.
"Saya menginginkan tim ini (PSIM) mengakhiri kompetisi di 10 besar liga dan tentunya itu semua bisa tercapai apabila mengalahkan Arema besok," kata Jean Paul.
Saat ini PSIM dan Arema FC sama-sama mengoleksi 45 poin dari 33 pertandingan. Namun, Arema berada satu tingkat di atas PSIM karena unggul selisih gol.
Singo Edan telah mencetak 50 gol dan kebobolan 46 kali, sedangkan PSIM mengoleksi 42 gol dan kebobolan 41 gol. Karena itu, kemenangan di kandang Arema menjadi target utama Laskar Mataram pada laga pamungkas musim ini.
"Pertandingan besok peting bagi kami karena Arema memiliki poin yang sama," ucapnya.
Pelatih asal Belanda tersebut juga memastikan para pemain akan mendapatkan waktu libur setelah kompetisi berakhir. Menurut dia, masa istirahat diperlukan agar kondisi pemain kembali bugar sebelum memasuki persiapan musim 2026/2027.
"Pemain memang harus recovery kondisinya masing-masing dan setelah itu baru kami akan memberikan program agar kondisi mereka tetap fit," kata dia.


















































