jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi gelombang demonstrasi mahasiswa yang terjadi di sejumlah daerah di kota dan kabupaten.
Di Kota Bandung, mahasiswa dari berbagai universitas turut menyampaikan tuntutannya atas buruknya kinerja dari pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka di Gedung DPRD Jabar.
Aksi demo sudah berlangsung sejak Senin hingga Kamis (15-18/6/2026), dan rencananya masih akan berlanjut sampai Jumat besok.
Dedi tidak mempersoalkan adanya demonstrasi mahasiswa ini. Menurut dia, semua orang punya hak kebebasan berpendapat, termasuk mahasiswa.
"Ya setiap orang punya kebebasan untuk mengekspresikan gagasannya, pikirannya, dan kritiknya di depan umum," kata Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kamis (18/6/2026).
Meski begitu, Dedi mengimbau agar mahasiswa tetap kondusif dalam melangsungkan demonstrasi, dan dalam menyampaikan tuntutan bisa lebih jelas.
"Yang penting demonstrasinya berjalan dengan baik, tuntutannya disampaikan secara terbuka kemudian juga konstruktif. Kami enggak ada problem, kan sudah biasa ada demo," ucapnya.
Sebelumnya, Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, memastikan aparat kepolisian bersama TNI akan terus mengawal aksi penyampaian pendapat yang dilakukan mahasiswa maupun elemen masyarakat di Jawa Barat.


















































