jabar.jpnn.com, BOGOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan sebanyak 15.000 liter air bersih kepada warga di tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat menurunnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan bantuan tersebut disalurkan ke wilayah Kecamatan Citeureup, Nanggung, dan Babakan Madang yang mulai terdampak kekeringan akibat berkurangnya debit sumber air.
"Penurunan intensitas hujan menyebabkan debit mata air dan sumur warga berkurang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak dapat terpenuhi secara optimal," ujar Adam.
Distribusi pertama dilakukan di Kampung Tonggoh RT 04/RW 03, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup.
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Selanjutnya, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih ke Kampung Parakan Muncang RT 03/RW 04, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 60 KK atau 217 jiwa yang terdampak menurunnya debit mata air di wilayah tersebut.
Sementara itu, distribusi air bersih juga dilakukan di Kampung Ciburial RT 03/RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang.
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu 137 KK atau 443 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.


















































