jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelayanan darurat kardiovaskular di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSU dr Soetomosementara dialihkan ke sejumlah gedung lain setelah insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (15/5) pagi.
Kepala Instalasi PPJT, dr Rerdyn Julario, mengatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan layanan kepada pasien tetap berjalan meski gedung utama terdampak kebakaran di lantai 5.
Menurut dia, pelayanan gawat darurat jantung kini dialihkan ke beberapa unit lain yang memiliki fasilitas penunjang, termasuk ruang ICU, Graha Amerta, serta area penyangga layanan lainnya di lingkungan rumah sakit.
“Ke depan tindakan gawat darurat akan dialihkan ke gedung lain yang punya fasilitas cathlab. Jadi, apabila pasien butuh emergency kami arahkan ke sana,” kata Rerdyn saat konferensi pers.
Dia menambahkan, dalam satu hingga dua hari ke depan, layanan di PPJT akan sepenuhnya dipindahkan sementara sambil menunggu proses pemulihan dan evaluasi gedung selesai dilakukan.
“Untuk 1–2 hari pelayanan PPJT akan berpindah ke tempat lain, sedang kami koordinasikan,” ujarnya.
Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien yang sebelumnya berada di PPJT telah dievakuasi ke berbagai unit lain sesuai kondisi medis masing-masing.
Selain ICU dan Graha Amerta, sebagian pasien juga ditempatkan di ruang buffer yang sebelumnya digunakan saat situasi darurat.


















































