RSU dr Soetomo Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Seusai Insiden di Gedung PPJT

1 month ago 23

Jumat, 15 Mei 2026 – 17:32 WIB

RSU dr Soetomo Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Seusai Insiden di Gedung PPJT - JPNN.com Jatim

RSU dr Soetomo mengevaluasi sistem proteksi kebakaran usai insiden di Gedung PPJT, termasuk tekanan hidran yang disorot tim damkar. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Manajemen RSU dr Soetomo akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem proteksi kebakaran setelah insiden yang melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat (15/5) pagi.

Evaluasi dilakukan menyusul sorotan terhadap fungsi hidran gedung saat proses pemadaman berlangsung.

Wakil Direktur Pelayanan Medik sekaligus incident commander penanganan kebakaran Prof Dr Ahmad Suryawan, dr., Sp.A(K) mengatakan rumah sakit memiliki standar penanganan kebakaran melalui sistem code red yang rutin disimulasikan.

“Kami punya satu hospital disaster program mengenai code red. Jadi simulasi sudah kami lakukan reguler,” kata Prof Wawan saat konferensi pers.

Namun, pihak rumah sakit mengakui akan mengecek kembali seluruh sistem proteksi kebakaran, termasuk tekanan hidran indoor dan outdoor yang digunakan saat insiden terjadi.

“Mengenai hidran indoor dan outdoor kemungkinan tekanan bisa jadi, tetapi fungsi pasti berjalan,” ujarnya.

Menurut Wawan, hasil evaluasi nantinya akan disesuaikan dengan standar yang dibutuhkan tim pemadam kebakaran.

“Ini sesuatu yang bisa merekonstruksi standar kita. Kami akan mengecek di area lain apakah sesuai dengan yang diinginkan pihak damkar,” katanya.

RSU dr Soetomo mengevaluasi sistem proteksi kebakaran usai insiden di Gedung PPJT, termasuk tekanan hidran yang disorot tim damkar

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |