Terserat Persoalan Suap Mahasiswa UBK, Gibran bin Jokowi Diminta Ungkap Penjelasan

5 hours ago 17

Terserat Persoalan Suap Mahasiswa UBK, Gibran bin Jokowi Diminta Ungkap Penjelasan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyebut Wapres RI Gibran Rakabuming Raka bisa memberikan penjelasan setelah Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdi Maludin disebut menerima suap terkait demonstrasi pada Senin (15/6).

"Sudah sewajibnya pihak Wapres memberi penjelasan atas informasi yang sudah terbuka ini. Jika memungkinkan Wapres sendiri yang menjawab informasi ini," kata Ray melalui layanan pesan, Selasa (23/6).

Diketahui, Abdi bersama rombongan mahasiswa UBK sempat bertemu dengan Gibran di Istana Wapres, Jakarta, Senin kemarin.

Audiensi dengan Gibran terlaksana setelah mahasiswa menggelar demonstrasi membawa beberqpq tuntutan pada hari yang sama, seperti evaluasi harga BBM, stabilitas ekonomi, dan kaji ulang program MBG.

Belakangan, Abdi kepada rektorat UBK pada Senin (22/6) kemarin mengakui menerima uang Rp20 juta dari polisi yang disampaikan seorang alumnus kampus beralmamater merah itu.

Selain Abdi, Wakil Ketua BEM FH UBK Rafly Maulana Akbar, pengurus BEM FH Mubarak Tuasamu, Ketua BEM FEB UBK Pujiono, dan Wakil Ketua BEM FEB Muhammad Rafli Bastian diduga menerima suap.

Menurut Ray, penjelasan Wapres RI menjadi penting untuk mengklarifikasi peran Gibran suap untuk Abdi dkk.

"Apakah kiranya ada peranan pihak Wapres dalam aksi mahasiswa yang menemuinya atau semua hal itu tanpa sepengetahuan pihak Wapres," katanya.

Direktur Eksekutif LIMA Ray Rangkuti menyebut Wapres RI Gibran memberikan penjelasan setelah terseret kasus suap mahasiswa UBK.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |