jatim.jpnn.com, SURABAYA - Musim kemarau yang melanda Surabaya membuat suhu udara pada siang hari terasa lebih menyengat. Untuk mengurangi dampak panas sekaligus menekan debu di jalanan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas saat warga beraktivitas di luar ruangan, termasuk dehidrasi dan gejala heatstroke.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Surabaya M. Rokhim mengatakan penyiraman jalan telah dilakukan secara rutin sejak Rabu (17/6) setelah adanya keluhan masyarakat terkait suhu udara yang semakin panas.
"Penyiraman ini kami lakukan sejak hari Rabu atas usulan dan laporan warga bahwa suhu udara siang hari di Surabaya sangat menyengat," kata Rokhim saat dikonfirmasi, Jumat (19/6).
Dia menjelaskan penyiraman dilakukan secara bergantian menggunakan armada mobil pemadam kebakaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Meski demikian, kegiatan tersebut tidak akan mengganggu tugas utama Damkar dalam menangani keadaan darurat.
"Program ini juga masih terus kami evaluasi seiring dengan pelaksanaannya," ujarnya.
Sejumlah ruas jalan yang telah dilakukan penyiraman antara lain Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Pahlawan di kawasan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan.



















































