jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memaparkan berbagai capaian inovasi pendidikan periode 2024-2025 di hadapan tim penilai Innovation Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.
Paparan tersebut menjadi bagian dari penilaian inovasi daerah yang berdampak terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan dan tata kelola pemerintahan.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan Jawa Timur selama ini menjadi daerah dengan kontribusi inovasi terbanyak dalam ajang IGA Award.
“Dindik Jatim memberikan dukungan jumlah inovasi terbanyak dalam IGA Award dan Jawa Timur menjadi juara satu nasional,” ujar Aries.
Menurut dia, sektor pendidikan memberi kontribusi besar terhadap capaian inovasi daerah di Jawa Timur.
Aries memaparkan sejumlah program unggulan, di antaranya Program Terapan Ekonomi Guru Non-ASN (Proteg) dan East Java Innovative Education Summit (EJIES).
“Inovasi yang lahir merupakan jawaban atas persoalan di masyarakat agar pendidikan benar-benar memberikan dampak nyata,” katanya.
Aries menjelaskan dari total 398 inovasi yang diajukan, sebanyak 196 inovasi telah mencapai tingkat kematangan tinggi berdasarkan hasil validasi dan manfaatnya bagi masyarakat.


















































