bali.jpnn.com, GIANYAR - Laga pekan ke-33 Super League 2025-2026 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Minggu (17/5) sore, dipastikan bakal menyajikan drama emosional yang sarat gengsi.
Sorotan utama tertuju pada sang kapten Bali United, Ricky Fajrin.
Sebagai jenderal di jantung pertahanan Serdadu Tridatu, Ricky Fajrin dipastikan harus melupakan romansa masa lalu saat harus bentrok langsung dengan dua mantan rekan seperjuangannya: Ilija Spasojevic dan Privat Mbarga.
Dua mesin gol yang dahulu dipuja suporter Bali United kini datang sebagai lawan.
Berseragam Bhayangkara FC, Spaso dan Privat bakal menjadi ancaman paling nyata bagi lini belakang Bali United.
Sebagai pemimpin pasukan, Ricky Fajrin mengemban misi berat.
Pesepak bola asal Semarang, Jawa Tengah ini dituntut tampil tanpa kompromi demi meredam agresivitas dan memutus aliran serangan yang dibangun oleh Spaso maupun pergerakan eksplosif Privat Mbarga.
Menurut Ricky Fajrin, reuni pada laga kali ini bukan lagi soal persahabatan, melainkan pembuktian profesionalisme di atas lapangan.


















































