jatim.jpnn.com, SURABAYA - Mantan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam mengeklaim sekitar 40 persen Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menginginkan perubahan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Menurut Gus Salam, aspirasi tersebut diperolehnya setelah melakukan silaturahmi ke sejumlah PCNU dan PWNU di berbagai daerah, mulai Pulau Jawa, Sumatera hingga Sulawesi.
“Dari apa yang kami dengar, dari teman-teman di PC maupun PW, semangat perubahan terhadap PBNU ini sangat besar,” kata Gus Salam di Surabaya, Rabu (3/6).
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar itu menilai banyak pengurus daerah mengikuti dinamika yang terjadi di internal PBNU.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah masih berlangsungnya polemik antarkelompok di tubuh organisasi tersebut.
“Melihat produktivitasnya sangat minim, situasinya juga kurang kondusif. Sampai hari ini di antara mereka sendiri masih yang satu menuduh, satunya lagi klarifikasi atau sebaliknya,” ujarnya.
Gus Salam menyebut kondisi tersebut masih terlihat hingga menjelang agenda permusyawaratan organisasi pada 2026.
“Jadi, menjelang Munas, Konbes, bahkan menjelang Muktamar ini pun di internal masih terlihat belum solid,” katanya.


















































