jpnn.com, PATI - Gubernur Jawa Tengah (Gubernur Jateng) Ahmad Luthfi menghadiri peresmian pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) secara daring dari Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6). Peresmian dilakukan Presiden Prabowo Subianto dari Sampang, Jawa Timur.
Ahmad Luthfi mengatakan, program IJD telah membantu memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, mulai dari wilayah pedesaan hingga perkotaan.
Menurutnya, usulan IJD pada 2026 diprioritaskan untuk pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan ekonomi dan destinasi wisata guna menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di daerah.
"Adanya Inpres Jalan Daerah akan membantu kabupaten/kota maupun provinsi, sebagaimana instruksi Presiden untuk menumbuhkan ekonomi baru dari pedesaan sampai kota," kata Ahmad Luthfi.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pelaksanaan IJD Tahun Anggaran 2025 mencakup 30 paket penanganan jalan daerah sepanjang 132,62 kilometer dengan total anggaran Rp493,284 miliar. Program tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota.
Kabupaten Blora menjadi daerah dengan alokasi penanganan terbesar di Jawa Tengah, yakni sepanjang 20,81 kilometer dengan total anggaran Rp93,21 miliar.
Luthfi mengatakan bantuan IJD sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Tengah.
Karena itu, pemerintah provinsi kembali mengusulkan penanganan jalan sepanjang 36,30 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 249,70 meter pada 2026. Apabila disetujui, pelaksanaan konstruksi direncanakan pada tahun anggaran 2027.





















































