jpnn.com, CILACAP - Bea Cukai secara kontinu melakukan berbagai pendekatan untuk memperkuat edukasi terkait kepabeanan, cukai, dan perpajakan kepada generasi muda.
Melalui sosialisasi, upaya sebagai bagian dari pembentukan kesadaran hukum dan literasi ekonomi sejak dini tersebut dilakukan dengan melibatkan siswa dari Tegal, Jawa Tengah, dan Karimun, Kepulauan Riau.
Di Semarang, sebanyak 131 siswa dari Jurusan Akuntansi Keuangan SMK Negeri 1 Warureja, Tegal, melakukan kunjungan industri ke Bea Cukai Tanjung Emas pada Selasa (9/6).
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mempelajari secara langsung berbagai aspek kepabeanan, mulai dari regulasi ekspor, impor, hingga peran Bea Cukai dalam mengawasi lalu lintas barang di perbatasan.
Para siswa tidak hanya menerima materi mengenai dasar-dasar kepabeanan, tetapi juga terlibat dalam diskusi interaktif terkait prosedur layanan, tata niaga impor, hingga peluang pendidikan dan karier di lingkungan Kementerian Keuangan.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan administrasi dan akuntabilitas dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional.
Sementara itu, Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau bersama Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dan KPP Pratama Tanjung Balai Karimun menggelar program Tax and Customs Go to School di SMA Negeri 1 Moro.
Program tersebut memberikan pemahaman komprehensif mengenai fungsi pajak sebagai sumber utama penerimaan negara serta peran Bea Cukai dalam pengawasan barang bawaan penumpang, barang kiriman, ekspor, impor, dan ketentuan cukai.






















































