jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar unjuk rasa di Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta pada Rabu (17/6).
Para hahasiswa itu menggunakan atribut berwarna merah. Mereka kompak turun ke jalan dengan membawa sejumlah tuntutan.
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi UMY Bergerak (AUB) itu menyoroti kebijakan dan program pemerintah yang dinilai mengesampingkan kesejahteraan rakyat.
Dalam keterangan resmi AUB, mereka menilai pemerintahan Prabowo-Gibran justru tidak menjalankan persoalan mendasar rakyat Indonesia.
"Aksi ini merupakan bentuk perlawanan dan sikap politik mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang sangat merugikan rakyat serta berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan pendidikan tinggi," katanya.
AUB menganggap persoalan yang muncul sudah begitu melenceng dari nilai-nilai kemanusiaan dan prinsip keadilan.
"Pemangkasan anggaran pendidikan dan sektor-sektor publik dilakukan untuk membiayai program-program yang tidak menjadi kebutuhan mendesar masyarakat," ujarnya.
Untuk itu, mereka menyampaikan delapan poin tuntutan kepada pemerintah.



















































