jabar.jpnn.com, DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi memulai proyek pelebaran Jalan Pemuda dan Jalan Enggram di kawasan Sawangan sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Prosesi peletakan batu pertama proyek tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (17/6).
Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Sawangan yang kerap mengalami kemacetan panjang setiap hari.
Kondisi tersebut bahkan memunculkan istilah "Sawangan Kubro" yang ramai digunakan warganet di media sosial untuk menggambarkan tingkat kemacetan di kawasan tersebut.
“Ini sebagai komitmen kami semua, masyarakat Kota Depok, pemerintah, dewan, dan Forkopimda untuk menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat, khususnya masalah Sawangan Kubro,” kata Supian Suri.
Menurut dia, pembangunan dan pelebaran Jalan Pemuda serta Jalan Enggram diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memperlancar arus lalu lintas di wilayah Sawangan yang terus mengalami peningkatan volume kendaraan.
Anggaran Pembebasan Lahan Capai Rp40 Miliar
Supian menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk pembebasan lahan yang dibutuhkan dalam proyek Jalan Pemuda dan Jalan Enggram.



















































