PBNU Pastikan Jadwal Muktamar NU 2026, Lokasi Masih Menunggu Keputusan

1 hour ago 13

Selasa, 23 Juni 2026 – 11:36 WIB

PBNU Pastikan Jadwal Muktamar NU 2026, Lokasi Masih Menunggu Keputusan - JPNN.com Jatim

Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU 2026 Prof M Nuh di Kediri, Jawa Timur, Senin (22/6/2027). ANTARA/ Asmaul

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan Muktamar NU 2026 akan digelar pada 1–5 Agustus 2026.

Namun, lokasi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut masih belum diputuskan dan akan ditentukan setelah dilakukan kajian terhadap sejumlah daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah.

Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU 2026 M Nuh mengatakan terdapat beberapa daerah yang mengusulkan menjadi lokasi Muktamar NU, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

Tempatnya sudah disepakati yaitu ada usulan beberapa tempat mulai dari NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Timur, Jawa Barat, dan tentu Sumatera Barat," kata M Nuh di Kediri, Senin (22/6).

Menurut dia, PBNU akan membentuk tim untuk melakukan penilaian terhadap seluruh lokasi yang diajukan. Kajian tersebut meliputi aspek kelayakan sarana dan prasarana, keamanan, pembiayaan, hingga pertimbangan spiritual.

M Nuh menjelaskan metode penentuan lokasi Muktamar akan mengacu pada proses penetapan Pondok Pesantren Al Falah, Kediri, sebagai tempat pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026.

"Termasuk tempat ini pula waktu Munas-Konbes itu ada beberapa tempat yang kami kunjungi, terus kami dapatkan kelayakan fisiknya, mana saja terakhir dilihat dari sisi kelayakan spiritualnya. Dari kelayakan spiritual itulah akhirnya diputuskan tempatnya Munas-Konbes di sini. ini dengan metode yang sama, maka nanti muktamar pun juga diumumkan," kata M Nuh.

Dia menegaskan tema Muktamar NU 2026 tetap mengarah pada upaya menjaga marwah NU serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

PBNU memastikan Muktamar NU 2026 berlangsung pada 1–5 Agustus. Lokasi masih dikaji dengan empat daerah menjadi kandidat tuan rumah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |