Sesuai Perjanjian, Iran tak Berkewajiban Membeli Produk Pertanian AS

2 hours ago 14

Sesuai Perjanjian, Iran tak Berkewajiban Membeli Produk Pertanian AS

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bendera Iran. Foto: tehrantimes.com

jpnn.com - ISTANBUL - Iran menyatakan tidak berkewajiban membeli produk pertanian dari Amerika Serikat. Hal tersebut berdasar perjanjian yang ada terkait pencairan dana Iran.

"Berdasarkan memorandum yang telah ditandatangani, tidak ada kewajiban untuk membeli input pertanian dari Amerika Serikat," kata Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati, Senin (22/6), kepada kantor berita Iran, Tasnim.

Hemmati menjelaskan mekanisme penggunaan "6 miliar dolar pertama" dari aset Iran yang dibekukan didasarkan pada perjanjian 2023 antara Teheran dan Washington, yang mencakup barang-barang penting dan obat-obatan.

Menurut Hemmati, Iran masih dapat membeli produk pertanian Amerika jika harganya dan kualitasnya lebih menguntungkan daripada yang ditawarkan negara lain.

Dia juga menuturkan bahwa Iran mengimpor barang kebutuhan pokok dan obat-obatan senilai miliaran dolar setiap tahun, serta prioritas Teheran adalah akses ke cadangan devisa asingnya sendiri.

Menurut Hemmati, aset Iran lainnya yang masih dibekukan tidak harus terbatas pada pembelian barang-barang penting dan juga dapat digunakan untuk membeli produk lain yang tidak dikenai pemberlakuan sanksi.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump, Senin (22/6), mengatakan bahwa dana Iran yang dicairkan berdasarkan kesepakatan di masa mendatang dengan Washington, akan digunakan untuk pembelian makanan dari AS.

"Semua uang itu akan kembali dalam bentuk pembelian makanan yang sangat mereka butuhkan," kata Trump kepada wartawan.

Sesuai perjanjian, Iran tidak berkewajiban untuk membeli produk pertanian Amerika Serikat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |